Image Slider

Kamis, 03 November 2016

Ketika harus memberi Reward kepada diri sendiri, Hotel Melia Makasssar tempatnya



Jum’at pagi di 28 Oktober 2016. Saya bergegas menuju Rumah sakit dan menyelesaikan pekerjaanku di sana hingga alarm ponselku berbunyi mengingatkan bahwa hari ini saya memiliki janji dengan Pihak Hotel Melia Makassar untuk bersantai  satu malam di sana bersama sahabat saya Sani. Setelah melalui beberapa diskusi bersama pihak hotel mengenai waktu dan tanggal dimana kami akan menginap, akhirnya ditemukanlah kesepakatan di tanggal 28 hari ini. Ya.. mungkin karena padatnya jadwal yang saling kejar-kejaran satu sama lain. Bukan hanya saya, sahabatku sani pun demikian. Kesibukan masing-masing membuat kita jarang memiliki waktu untuk diri sendiri, perempuan jaman sekarang ya bukan hanya sibuk di rumah tapi juga di luar rumah. Sebagian dari kami (perempuan) pergi ke luar rumah karena alasan pekerjaan demi membuat roda ekonomi keluarga terus berputar. Menurutku ini adalah hal yang membanggakan disaat kaki kita tegap dan kuat menapaki kehidupan ini tanpa sedikitpun rasa tertekan. Alasan inilah maka sangat penting untuk memberikan reward kepada diri sendiri setelah kontribusi yang kita berikan terhadap hidup kita maupun keluarga. Setiap orang berhak menikmati dirinya sendiri.
Saya mengemudikan mobil sedan putihku menuju rumah sahabatku bermaksud menjemputnya lalu kami sama-sama akan menginap di Hotel Melia Makassar, Hujan dengan riangnya pun turun membuat pengendara motor buru-buru untuk sampai di tempat tujuan, jalanan semakin macet, memadat, ditambah traffic light yang ternyata sedang mengalami gangguan sehingga menyebabkan kemacetan yang luar biasa. Seluruh pengguna menjadi tidak sabar dan saya pun demikian. Saya ingin buru-buru sampai ke Hotel Melia karena badan ini sudah letih tak karuan, seminggu yang benar-benar melelahkan, laporan yang tiada henti, permintaan visum yang silih berganti, Pliss saya butuh kasur, saya butuh waktu untuk diri sendiri.
Setelah hampir dua jam bergelut dengan kemacetan, sampailah kami di HOTEL MELIA MAKASSAR yang terletak di Jl. Andi Mappanyukki No.17. Sore sekali kami tiba di sana, dengan senyumnya yang ramah bapak-bapak menghampiri mobil kami yang berhenti di depan lobby hotel dan kami dipersilahkan untuk masuk. Kendaraan kami diparkir secara Vallet. 


HOTEL MELIA MAKASSAR


Suasana Lobby HOTEL MELIA MAKASSAR. 
Kami pun masuk ke lobby dan bertemu dengan Mas Viki, salah seorang pihak Melia yang saat itu sedang sibuk karena baru saja EVENT MEET AND GREAT penyanyi Afgansyah Reza digelar disana, mungkin sekitar satu jam yang lalu.  Mas Viki menyambut kami dengan sangat baik, Dia memperkenalkan Hotel Melia, kami duduk bercengkrama menikmati indahnya malam dari teras Restoran Merkado, ditemani dengan menu andalan Merkado Restaurant membuat bincang-bincang kami semakin sempurna, Mas Viki menceritakan seputar arsitektur sampai fasilitas-fasilitas yang terdapat di Hotel ini.

Merkado Restaurant adalah All day Dining, dimana dapat dinikmati oleh pengunjung meskipun tidak melakukan Check-in.
HOTEL MELIA MAKASSAR merupakan hotel Urban Bintang 4 yang bergaya Modern ; Urban. Arsiteknya adalah orang Lokal dari Indonesia. Dimana Hotel ini terdiri dari 135 Kamar dan Suite yang berdekorasi indah dan menawan. Letaknya yang menurutku sangat strategis karena berada di pusat distrik perkotaan, dekat dengan pusat aktifitas seperti kantor dan pusat belanja. Karena Kota Makassar dikenal sebagai ibu kota Sulawesi Selatan dimana adalah Kota terbesar di Indonesia bagian timur. Kota Makassar dikenal sebagai kota yang kaya akan kuliner dan kebudayaannya sehingga banyak orang dari luar Sulawesi datang berkunjung ke Makassar untuk menyaksikan langsung keunikan dan kelebihan-kelebihan ini.
Konsepnya yang modern dan mengusung tema Urban berciri khas spanyol, sesuai dengan kebutuhan kalangan masa kini, mulai dari anak muda sampai eksekutive bisnis. Hotel Melia Makassar menyediakan tempat-tempat hangout yang bisa dikunjungi meskipun tidak melakukan Check-in. Seperti The Society Bar & Lounger Rooftop yang memiliki interior yang nyaman dan mengagumkan, membuat kita dapat leluasa menikmati waktu luang bersama pasangan, sahabat dan keluarga. Selain ciri khas interiornya di sana juga kita akan disuguhkan pemandangan kota Makassar yang menakjubkan dengan kisaran 360 derajat, ini adalah salah satu pemandangan terbaik yang bisa dinikmati dan dikunjungi.
Bagi kalian-kalian yang sekedar ingin makan malam dengan suasana yang menyenangkan namun tetap private, kamu dapat mencoba Restaurant All Day Dining Merkado. Menu-menu yang begitu istimewa disajikan di Restaurant ini, mulai dari cocktail pilihan sampai menu-menu andalan Merkado.

Me Salmon merupakan salah satu menu rekomendasi dari Hotel Melia Makassar.
Ikan salmon yang lembut dipadu dengan saus khas dari buah naga memberi rasa tersendiri ketika disantap.
plus menikmati ikan salmon ini dilengkapi dengan kentang tumbuk.
Hmm yummy, enak banget !
Untuk yang ingin berolahraga, jangan khawatir.  Hotel Melia Makassar menyediakan kolam renang Infinity yang berada di dalam ruangan, dilengkapi dengan Sauna Room,  Fitness Room, ALMA SPA dan Beauty Salon dengan Ruang perawatan Pribadi, membuat kita benar-benar memanjakan tubuh dan pikiran. Sangat cocok bagi perempuan-perempuan yang aktif baik di rumah maupun di luar rumah, menumpuknya pekerjaan rumah terkadang membuat kita kurang bersemangat, Ibu rumah tangga pun sangat perlu untuk  menikmati waktunya sendiri agar kembali bersemangat mengerjakan kewajibannya mengurus keluarga, mengurus anak-anak.

Infinity Pool Hotel Melia Makassar diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu luang, kolam renang ini limited loh.. kalau hari biasa jika tidak tidak melakukan check-in, pengunjung dibatasi agar tidak mengurangi konsep utama hotel ini yaitu private.
yuk, buruan reservasi. 

Fitness Room disediakan bagi pengunjung yang ingin menikmati sensasi berolahraga sambil menikmati pemandangan Kota Makassar.
            Lama kami berbincang-bincang sambil menikmati makan malam bersama mas Viki, ditemani menu yang sangat enak dan pemandangan kota Makassar di malam hari, membuat pembahasan kami semakin panjang dan menyenangkan. Mulai dari Hotel sampai pengalaman Travelling, banyak hal yang kami peroleh, banyak pelajaran yang dapat diambil malam itu. Malam semakin larut dan saya bersama sahabat saya pun diantar menuju kamar yang akan kami tempati. Kami menginap di Premium Room Hotel Melia Makassar. Kamar kami kira-kira luasnya berukuran 26 – 28 M2  dengan jendela dari lantai ke plafon, membuat kita leluasa untuk menengok pemandangan di luar. Semuanya didekorasi dalam gaya kontemporer. Dilengkapi dengan dua kasur KING, meja yang nyaman, kursi berlengan dan akses Wi-Fi 24 jam. Untuk kamar mandi, seluruhnya berinteriorkan Marmer, ukurannya luas, dilengkapi dengan shower pengatur air hangat dan dingin. Membuat kenyamanan tersendiri saat kita mandi, tersedia pengering rambut, dan perlengkapan mandi lainnya.



Kamar yang saya tempati bersama sahabat saya. 

Setelah mengganti baju dan membersihkan diri alias mandi, saya merebahkan diri di kasur dan meluruskan kaki. Benar-benar peggel hari ini. Saya kemudian menyalakan TV dan menonton beberapa film yang disajikan oleh channel-channel berkualitas. Sesekali terlibat obrolan dengan sahabatku, kemudian sesekali menerima telepon dari klien. Bantal-bantalnya yang lembut juga suhu ruangan yang dapat diatur sendiri membuat tidurku lelap hingga pagi hari.


Terima kasih HOTEL MELIA MAKASSAR.
Setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam memberi reward kepada dirinya setelah apa yang dilakukannya untuk dirinya maupun orang-orang disekitarnya. Ada yang keluar rumah pergi membeli makanan enak, ada yang menghabiskan hari liburnya dengan olahraga, ada yang keluar rumah untuk memanjakan tubuh di pusat perawatan tubuh, ada yang keluar bersama teman-temannya hanya sekedar ngopi-ngopi, duduk-duduk cantik ngerumpi, ada yang keluar makan malam bersama pasangan dan mungkin masih banyak lagi cara lainnya. Mengapa tidak ? untuk mencoba menikmati itu semua di HOTEL MELIA MAKASSAR. Saya bersama sahabat saya sudah menikmatinya, sekarang giliran kamu.




Best Regards,

Chinta Masnitarini









Jumat, 30 September 2016

Jalan - Jalan seru FOODPHILOSOPHY Makassar Bersama Hemaviton Cardio



 Aaakkhh.. Speachless rasanya waktu tahu ada Chef Bara ikut dalam undangan #FOODPhilosophy yang diadakan oleh hemaviton cardio Kamis, 8 September 2016 Kemarin. Saya sebagai salah satu blogger di Kota Makassar turut berpartisipasi dalam acara tersebut. Sebenarnya awalnya saya ragu apakah dapat hadir hari itu, karena berhubung sedang sibuk mempersiapkan ujian komprehensif di kepaniteraan klinik. Tahu-tahu kabar terakhir kalau ujiannya diundur setelah idul adha, jadi selama 5 hari berturut-turut menjelang idul qurban saya mempunyai waktu free. Happy banget rasanya.

Info dari panitia penyelenggara saat itu, diberitahukan bahwa kami sudah harus berkumpul di venue tempat kami akan start yaitu di Hotel Horison Ultima Makassar di jalan jendral sudirman jam delapan pagi, Sepagi itu juga satu jam sebelum waktu yang diberitahukan saya sudah siap-siap menuju ke tempat tersebut. 

Karena yaa.. jarak rumah yang sedang saya tempati lumayan jauh dari lokasi, maka saya harus lebih pagi untuk menyiapkan segala keperluan. Malam hari sebelumnya telah disampaikan destinasi – destinasi yang akan kami (peserta ) kunjungi sebagai rangkaian dari #FOODPHILOSOPHY jadi ya.. beberapa perlengkapan seperti topi, tissue basah, air mineral, sunblock, dan well lipbalm tidak lupa turut serta dalam tas saya hehehe.

Sesampainya saya di Hotel Horison Ultima, peserta dibagikan baju kaos dan dilakukan cek kolesterol oleh panitia, juga diberikan Goodie Bag yang isinya Suplemen Hemaviton Cardio sebagai teman untuk berkuliner ria hari ini. Dengan senang hati pun saya mengikuti cek kolesterol dan jeng jeng.. Hasilnya normal. sebelum berangkat berfoto barenglah peserta bersama Chef Bara. 

Saya lihat beberapa media seperti Kompas TV Jakarta juga turut meliput acara ini. Hmm.. dalam hati saya hari ini sepertinya akan penuh dengan pengalaman yang menarik. Jam sudah menunjukkan pukul 08.10 pagi,  saya dipersilahkan untuk naik ke Bus bersama peserta yang lain. Turut serta pula Dokter Rini sebagai Konsultan Gizi Klinik yang akan berbagi pengetahuannya seputar makanan yang akan kita makan hari ini. Seperti judulnya #FOODPHILOSOPHY.


Bus yang akan kami tumpangi berkeliling seharian berkuliner ria. #FOODPHILOSOPHY

 Destinasi pertama, saya bersama peserta #FOODPHILOSOPHY yang lain menuju Warung Coto Nusantara di Jl. Merpati No.2 dan 3. Di sana kami menikmati hidangan khas daerah Makassar COTO MAKASSAR yang menjadi kuliner favorit wisatawan domestic dan mancanegara. Coto Makassar atau Coto Mangkasara’ adalah makanan yang dibuat dari bahan daging sapi dan jeroan ( isi perut) yang diiris-iris kemudian direbus hingga dagingnya lunak, lalu dipotong-potong berbentuk dadu, bisa sedikit lebih besar dari potongan dadu. Kemudian di beri bumbu yang diracik secara khusus. Dihidangkan dalam sebuah mangkuk dapat dimakan bersama nasi dan ketupat.

Helooo.. Rombongan perut lapar #FOODPHILOSOPHY Trip Hemaviton Cardio.

Karena coto Makassar kaya akan rempah juga bahan dasar dari protein hewani maka inilah yang dapat membuat kadar kolesterol dalam darah meninggi, seperti kita ketahui kelebihan kolesterol atau biasa disebut dengan hiperkolesterolnemia yang berkepanjangan akan sangat mengganggu kesehatan maupun aktifitas kita sehari-hari. Hemaviton cardio sebagai suplemen yang dapat mencegah dan menurunkan kolesterol hadir sebagai salah satu alternatif yang dapat dikonsumsi masyarakat agar mencegah kenaikan kolesterol. Kandungan bahan-bahan alami yang terkandung didalam setiap kapsul hemaviton cardio seperti fitosterol dapat membantu menangkal radikal bebas dan menurunkan kolesterol.
Selalu siapkan Hemaviton Cardio ya, sebelum menyantap hidangan-hidangan yang rentan menaikkan kolesterol.


Setelah sarapan pagi di coto nusantara, kami pun bergegas naik ke bus dan kembali melanjutkan perjalanan menuju WARKOP PHOENAM yang terletak di Jalan Jampea, di sana kami disajikan minuman kopi khas Phoenam yang sudah lama terkenal di kota Makassar tempo doloe. Kopi phoenam memang sangat melegenda. Kedai kopi ini sudah ada sejak 1946 yang didirikan oleh Liong Thay bersama kerabatnya Prof.Dr.Thay Phen Liong. Kopi Phoenam itu sendiri memiliki arti “ Tempat persinggahan selatan”. Kopi ini sudah diracik secara turun temurun. Kopi yang khas di sana yang menjadi favorit pengunjung adalah Kopi susu Phoenam dan sangat nikmat di santap bersama roti kaya khas phoenam.


Keseruan Bersama Chef Bara di KEDAI KOPI PHOENAM


Setelah minum kopi di Phoenam dan menggali informasi seputar sejarah Phoenam, kami melanjutkan perjalanan menuju FORT ROTTERDAM. Jam sudah menunjukkan pukul 10.40, cuaca hari ini benar-benar cerah seperti raut kesenangan yang dirasakan oleh peserta Trip #FOODPHILOSOPHY. Tibanya Bus di jalan ujung pandang atau lebih dikenal dengan Benteng Roterrdam. Benteng ini adalah peninggalan Kerajaan Gowa – tallo. 

Di fort Rotterdam kami memperoleh banyak informasi seputar sejarah dari benteng ini, dipandu oleh seorang bapak pemandu wisata di sana, kami melihat-lihat bangunan dan benda-benda peninggalan bersejarah. Perut baru aja diisi eh, kami lanjut lagi menyantap Es Pisang Ijo yang disediakan oleh panitia, benner-benner ya.. #FOODPHILOSOPHY. Ikut kegiatan ini sepertinya harus menyediakan dua lambung, hehehe. Es pisang ijo adalah makanan khas Makassar, Sulawesi selatan. Makanan khas yang sangat enak jika disajikan dalam keadaan dingin, bahan utama adalah pisang yang dibungkus dengan adonan tepung beraroma pandan, dimasak dengan cara dikukus, kemudian diberi sirup DHT, Santan dan es batu. Yummy.. Jadi pelepas dahaga di siang hari.



sampai di FORT ROTTERDAM tidak lupa foto selfie bareng. 

Destinasi keempat yang bertepatan dengan jam makan siang, dari fort roterrdam, kami menuju SOP KONRO KAREBOSI yang bertempat di jalan Lompo battang yang sudah ada sejak tahun 1968. Sop konro juga menjadi salah satu ikon kuliner kota Makassar, makanan yang berasal dari tradisi suku bugis dan Makassar ini juga dibuat dengan rempah-rempah yang buaaanyyak banget. 

Salah satunya kluwek. Inilah yang membuat kuah sop konro sedikit berwarna hitam. Kini konro memiliki variasi yaitu berbentuk kering dimana dikenal dengan “Konro bakar”.  Bahan utama lagi-lagi daging.. wah ini nih yang membuat kolesterol kita naik. Sebelum menyantap makanan berlemak seperti sop konro dan konro bakar, Yuk.. minum hemaviton cardio dulu, biar makannya jadi tenang dan gak perlu khawatir lagi soal kolesterol.

Ya..ampun perut udah sesak banget sampai susah napas rasanya. Fiuhh.. tapi eits, perjalanan masih panjang guys.. #FOODPHILOSOPHY Trip masih punya banyak kejutan untuk kita hari ini. Jam sudah menunjukkan pukul 02.01, panas matahari semakin terik. 

Kami yang awalnya diberitahukan oleh panitia akan mengunjungi MUSEUM BALLA LOMPOA sebagai destinasi keenam dibatalkan karena disana sedang dilangsungkan upacara adat. Jadi wisatawan dilarang masuk untuk sementara. Akhirnya kami dialihkan ke MESJID AL-MARKAZ Al islami. Dimana Mesjid ini merupakan salah satu mesjid terbesar di Indonesia timur. Disana kami istirahat sejenak melepas sedikit penat dan lelah. Disuguhkan Cemilan khas Makassar yaitu jalangkote, Bikangdoang dan barongko. Makanan ini juga salah satu ikon kuliner kota Makassar, jajanan yang tidak pernah ada matinya. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa sangat suka dengan makanan ini.

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 15.40 WITA. Kami pun melanjutkan perjalanan menuju pantai losari. Sepanjang perjalanan kami sejak pagi, siang hingga sore ini. Di dalam perjalanan tak henti-hentinya Chef bara bercerita banyak hal mengenai pengalamannya memasak, mulai dari mengapa sampai dia suka memasak sampai cerita tentang kenapa dia alergi dengan kopi. Perjalanan yang benar-benar seru dan mcenyenangkan. 

Di pantai losari, Chef bara akan demo masak, tentunya masakan yang akan dia buat adalah masakan khas Makassar yaitu Pallumara dan Pallubasa. Wah.. pasti gak kebayang kan gimana serunya bisa lihat chef bara secara langsung di depan kita, mempraktekkan kelihaiannya dalam mengolah berbagai macam bahan makanan dan bumbu-bumbu.


Chef bara lagi siap-siap tampil buat demo masak nih. 
              

Lama setelah kurang lebih satu jam, Chef bara tampil dalam demo masak yang dirangkaikan dalam event “ MAKASSAR INTERNATIONAL EIGHT FESTIVAL & FORUM 2016”  di pantai losari  kami lalu melanjutkan perjalanan lagi menuju PULAU KAYANGAN. Kota Makassar sore ini sangat ramai apalagi di sekitaran pantai losari, saya dan peserta yang lain menembus kemacetan menuju Dermaga popsa, karena dari sini kami akan naik kapal menuju pulau kayangan. 

Ini sudah destinasi keberapa ya.. wah.. tampaknya sebagian peserta yang lain ada yang udah capek nih. Bisa dilihat dari raut-raut wajahnya hehehe. Duh.. jangan nyerah dulu dong.. The last Nih.. Dinner Bareng #FOODPHILOSOPHY Hemaviton cardio. Perjalanan ke pulau kayangan kurang lebih 15 menit aja sih, lumayan dekat. Meski ada peserta yang mabuk laut tapi dia tetap gak mau nyerah untuk ikutan #FOODPHILOSOPHY Trip. Sampainya di pulau.. kami istirahat sejenak, bercengkarama bersama peserta yang lain, saling kenal dan bercerita banyak hal. Dari yang awalnya gak kenal jadi kenal dan akrab.

 Saat makan malam, kami disajikan menu SEA FOOD yaitu ikan bakar, cumi-cumi bakar, udang bakar beserta sayur dan pelengkapnya.. Wah.. memang makanan yang satu ini juga gak ada matinya. Menu favorit hampir semua kalangan.  Disela-sela waktu luang sehabis menyantap hidangan SEA FOOD yang menggoyang lidah. Chef bara dan Team Hemaviton cardio mengumumkan pemenang dari postingan Sosial Media yang paling seru hari itu, dan gak nyangka saya termasuk didalamnya. Eh, dapat Goddie bag dari hemaviton loh. hehehe.. “Perut kenyang hati tenang “. Tak lama kemudian Chef bara juga ngadain kuis pribadi, yang bisa jawab pertanyaannya bakalan dapat buku resep Ala Chef bara. Dan.. tadaaaa.. saya berhasil menyabet 1 buku resepnya hahahah.. 

Seru banget deh pokoknya. Keren banget deh Hemaviton cardio bisa buat event menarik kayak gini, #FOODPHILOSOPHY Trip. Kita jadi punya pengetahuan seputar makanan, sejarah makanan tersebut, kandungan gizi dari makanan yang kita makan hari itu dan pastinya jadi tahu suplemen apa yang baik untuk dikonsumsi jika kita khilaf mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kolesterol.

Setelah seharian yang capek tapi menyenangkan ini, seluruh peserta akhirnya kembali ke check point keberangkatan tadi pagi. Kami semua Kembali ke hotel Horison dan perjalanan hari ini selesai. Jam tanganku menunjukkan pukul 21.30 WITA. Sampai ketemu lagi #FOODPHILOSOPHY Makassar.

it’s my Unforgotable experience.             



Rombongan #FOODPHILOSOPHY TRIP Makassar bersama HEMAVITON CARDIO
Terima kasih HEMAVITON CARDIO.

            
          



                       
Selasa, 27 September 2016

Apartemen Investasi Keluarga Masa Kini




Dikolaborasi oleh canva



Ayah saya mengajarkan banyak hal kepada kami, Anak-anaknya. Kedua kakak laki-lakiku kini sedang belajar menjalankan bisnis yang dirintisnya sejak ia lulus dari bangku perkuliahan. 

Saya sebagai anak perempuan yang juga sedang belajar tentang kemandirian finansial, saya mendapatkan banyak hal dari apa- apa yang dilakukan ayah semasa hidupnya. Dia selalu bilang 


“ Investasikanlah separuh dari penghasilanmu setelah kau menerima gaji pertama, paling tidak 20 % ” . 


Nasihat itulah yang membuatku tumbuh dan mempelajari berbagai macam jenis investasi masa depan. Status menikah dan belum mempunyai anak yang kupunyai saat ini membuatku lebih jeli untuk melihat jenis investasi yang cocok untuk mendampingi perjalanan kehidupan kami yang akan datang. Perjalanan dimana kehidupan yang sesungguhnya baru saja telah dimulai.

Kedua orangtuaku,  Ayah dan ibuku yang pernah hidup di zaman depresi, mereka menyimpan banyak sekali hal yang patut dipelajari. Mengalami masa kanak-kanak yang kekurangan mengajarkan mereka untuk hidup dengan penuh perhitungan, ya.. “ Hidup ini harus berhitung” itulah kata mereka. Maka setelah kepergian Ayah, beliau meninggalkan banyak hal untuk kami. 

Ya.. beberapa hasil investasinya, investasi yang ia kumpulkan ketika raganya sedang kuat-kuatnya. Investasi tersebut adalah beberapa properti. Sebuah barang yang tidak bergerak yang tiap tahunnya memiliki peningkatan harga jual kembali. Dapatlah dikatakan jika investasi properti cenderung stabil, lebih sering mengalami kenaikan daripada penurunan. Karena alasan ini maka saya dan kedua kakak laki-lakiku memilih mengelolanya sebagai rumah sewa atau kontrakan. Ya.. paling tidak kami bisa memberikan tambahan finansial kepada ibu dari hasil pengelolaan properti tersebut.

Dari pelajaran inilah pada akhirnya ketika untuk pertama kali dalam hidup saya, saya menghasilkan uang. Mungkin tidak banyak, tapi ini saya sebut sebagai gaji yang pantas. Saya pun kembali mengandalkan penghasilan dari properti ini untuk menyicil lagi sebuah asset baru. Hidup ini memang harus dipaksa apalagi soal menabung dan berinvestasi. Meski harus mengurangi jatah minum kopi bersama relasi di coffeeshop, meski harus sedikit memaksakan diri tidak pergi ke shopping centre tiga kali dalam sebulan demi sebuah asset dan investasi jangka panjang, saya rela melakukannya, karena notabene kesenangan terhadap Liabilitas tidak akan membuat pundi - pundi finansial kita terus berkembang.

Beberapa tahun saya hidup dengan hal-hal yang berbau properti, mulai dari rumah kontrakan, rumah kos, sampai penyediaan lahan untuk pengusaha yang ingin membuka usaha atau lapangan kerja. Saya bersyukur karena telah dipertemukan dengan investasi yang menyenangkan, Ya mungkin agak sedikit memudahkan jika dibandingkan dengan investasi berbasis konvensional seperti emas yang kita beli, karena kita perlu kesiagaan ekstra untuk itu. 

Dimana diperlukan tingkat keamanan yang tinggi atas resiko kehilangan. Toh, kita tidak mungkin 24 jam berada di rumah untuk menjaga brankas. Maka dari itulah saya merasa investasi di dunia properti mempunyai banyak keuntungan bagi siapapun. Sebut saja investasi yang tidak ada matinya, Meski tetap dibutuhkan keamanan, investasi ini tidak perlu repot dibawa kemana-mana, apalagi 24 jam kita harus menungguinya terus.

Sekarang ini banyak sekali jenis properti yang bisa dijadikan investasi, Selain Rumah. Baru - baru ini sedang berbondong-bondong orang-orang bahkan berlomba-lomba menginvestasikan penghasilannya untuk memiliki sebuah Apartemen. Bukan apanya, nilai NJOPnya yang terus naiv. 

Ditambah lagi jika lokasi Apartemen tersebut berada di pusat kota / pusat bisnis. Seperti yang saya lihat ketika tidak dengan sengaja saat sedang jalan-jalan bersama keluarga di sebuah Mall. Beberapa Developer national & terpercaya mengadakan pameran properti yang digelar dalam skala yang besar. 

Mulai dari Apartemen yang mendapat subsidi pemerintah sampai yang supermewah dengan fasilitas bintang 5, ternyata mendapat perhatian khusus dari masyarakat. Salah satu pengembang yang saya tahu yaitu Ciputra Group & Galesong Group, yang tidak berhenti berinovasi terhadap karya-karyanya di bidang properti. 

Vida View Apartment contohnya. Namun, tentu saja lokasi yang strategis menjadi hal yang utama yang diperhitungkan oleh konsumen. Apartemen ini terletak di Jalan Topaz Raya Kota Makassar, sangat dekat dengan tempat-tempat kegiatan masyarakat seperti perkantoran dan shopping centre. Makin mudah konsumen mengakses lokasi maka makin tinggi pula harganya. Harga properti yang dilewati proyek transportasi light rapid transit ( LRT) ini bahkan bisa melejit sampai 200 %

Unit Apartemen Vida View didesain khusus untuk menghasilkan view yang bebas dan luas melalui design towernya yang tidak saling menghalangi satu sama lain. Meski design ini terlihat simple, pada setiap unit apartemennya dapat mengakomodir seluruh kebutuhan ruangan dan selera estetika pemilik dan penghuninya. 

Apartemen Vida View memadukan 3 tower Apartemen, terdapat 42 unit shophouses dan 8 Unit Ruko/Kios dalam 3 tipe dengan luas mulai 21.85 – 47,3 m yang disertai penataan ruang yang nyaman sehingga memberikan impresi lapang dan elegan.

Jadi, pada dasarnya Rumah dan Unit Apartemen yang berada di lokasi yang sama  bisa memiliki hasil yang berbeda dari segi investasi. Sebab jenis properti ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

Dimana Kelebihan investasi apartemen  ; Harga tipe studio biasanya lebih murah daripada rumah yang memiliki tipe 45, Fasilitas Apartemen lebih lengkap, biasanya tersedia kolam renang, pusat kebugaran, children playground, CCTV, 24 jam security service, dan area parker. 

Harga sewa untuk penyewaan cenderung lebih tinggi ketimbang harga sewa rumah, karena itu tadi beberapa fasilitas di atas sudah terdapat di sana, Kepemilikan bisa dipakai sebagai jaminan kredit karena  memiliki nilai yang cukup tinggi. Jika soal kekurangannya mungkin karena adanya biaya rutin setiap bulan yang cenderung besar, seperti biaya listrik dan perawatannya itu sendiri, tidak adanya hak guna bangunan langsung karena tidak berdiri langsung di atas tanah dan pada beberapa keadaan tidak bisa dilakukan renovasi sesuai dengan keinginan, hanya interior yang bisa kita ubah sesuai selera pemiliknya.
         
Tidak dapat kita pungkiri jika investasi memang merupakan suatu hal yang berisiko, investasi apapun itu. Namun bagaimana kita berusaha meminimalisir kekurangan itu demi menuju kemapanan finansial yang kita cita-citakan. Dengan berinvestasi dapat membuat kita menghasilkan uang tanpa harus terus bersusah payah, alih-alih hanya menghabiskan penghasilan untuk keperluan jangka pendek, ada baiknya jika mulai dari sekarang kita memilih investasi yang tepat. 


Karena ketika kita memiliki sebuah keluarga, persoalan keuangan adalah tantangan. Membiayai kebutuhan rumah tangga, membayar keperluan ini itu, membayar KPR, Menyisihkan biaya pendidikan anak, menyisihkan dana kesehatan, menyiapkan uang liburan dan masih banyak lagi keperluan lainnya. Dengan menginvestasikan penghasilan secara tepat dalam jumlah yang besar, hasil investasi tersebut dapat kita gunakan dikemudian hari.

Entahlah, saya pun  tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika saja Ayahku semasa hidupnya tidak melek soal investasi dan finansial. Mungkin saat ini dimasa-masa ibuku yang sedang menjelang pensiun akan bengong di rumah dan tidak punya aktifitas dan kami pun sebagai anak-anaknya pasti akan tidak punya pengetahuan tentang investasi. 



Dari Almarhum ayah, kami memperoleh banyak sekali pelajaran, banyak berkah yang ia tinggalkan. Saya mengikuti banyak sekali seminar investasi dan bisnis. Intinya pada dasarnya sama saja 

“ Pay Your Family First”  Bayarlah keluargamu lebih dulu, setelah itu barulah membelanjakan sisanya. 



Mempunyai kewajiban setiap bulannya dengan harus menyisihkan penghasilan untuk sebuah investasi menurut saya bukanlah masalah besar, yang terpenting “Bayarlah Dirimu Dulu”  Pilih investasi yang menarik sejak dini.


Biarkan investasi – investasimu yang bekerja untukmu, juga untuk keluargamu.



Custom Post Signature