Image Slider

Senin, 25 April 2016

#LactoGrowHappyDate With LegenDaddy


Salam Sejahtera untuk kita semua..

Terima kasih kepada Nestle Lactogrow atas undangannya kepada rekan-rekan blogger, dan media menghadiri konferensi pers dalam tema “ KEBAHAGIAAN KELUARGA MENJADI PENENTU KARAKTER DAN TUMBUH KEMBANG ANAK”
Acara kali ini Nestle LactoGrow Happy Date With LegenDaddy at Winter land, diselenggarakan di TRANS STUDIO MALL, tentu acara ini memiliki banyak manfaat bagi keluarga, untuk para orang tua yang merasakan kurangnya waktu yang diberikan kepada anak, akan mendapatkan solusi dari pakar-pakar yang telah hadir dalam acara ini. Saya sangat mengapresiasi event ini. 

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa peran orang tua sangatlah penting untuk tumbuh kembang dan pembentukan karakter buah hatinya, dengan hadirnya LactoGrow HappyDate With LegenDaddy ini dapat menambah keakraban keluarga saat menemani buah hati bermain salju di Winter Land, Area Permainan salju yang disediakan oleh Nestle.

 Selain hadirnya para pakar yang menjelaskan tentang seluk beluk tumbuh kembang anak, hadir pula Oka Antara sebagai Sosok LegenDaddy yang berbagi cerita akan perannya dalam keluarga membesarkan anak-anaknya. Sungguh acara yang sangat menarik dan bermanfaat, semoga kedepannya Nestle terus mengadakan event-event bertemakan keluarga, karena sesungguhnya sumber kebahagiaan terbesar kita di dunia adalah ketika kita bisa berada dekat dengan keluarga.

Selamat menjadi orang tua, selamat menjadi ayah, ibu terbaik untuk anak-anak kita hari ini, esok dan seterusnya.
           

Talk Show Session

Bersama teman-teman Makkunrai Anging Mammiri ( Komunitas Blogger perempuan Mks)

( Para pakar, senior manager Nestle & Mas Oka)

Dengan Mas Oka, Sosok LegenDaddy :3 

Keponakan yang aku ajak ke acara Winter Land 




            Dokter Muda & Seorang Istri.

                        
Kamis, 21 April 2016

Tips Dan Trik menghemat biaya pernikahan





Wah rasanyaa, Udah beberapa bulan ini pasif banget di blog, mungkin karena padatnya aktifitas saya sekarang, bangun pagi-pagi buta harus buru – buru ke rumah sakit ketemu Residen, follow up pasien biar gak dimarahin konsulen, tapi so far semuanya adalah kewajiban sih sebagai Dokter muda yang sedang menjalani pendidikan kepaniteraan klinik di Rumah Sakit. 

Pengen sharing sedikit dari pengalaman ngurus wedding kemarin, mumpung ingatannya masih segger di kepala jadinya pengen sharing ini di blog, bagaimana caranya menghemat budget pernikahan, bagaimana menyiasati agar anggaran-anggaran dapat dimaksimalkan seperlunya, tidak untuk hal yang menurutku gak perlu, tapi ya kembali lagi sih.. persoalan pernikahan itu persoalan yang relatif,  masing-masing sesuai dengan tingkat kemampuan keluarga si calon pengantin. 

Karena dulu saat kami “ Saya dan suamiku” mempersiapkan pernikahan dengan hati-hati dalam artian yaa penuh dengan masukan keluarga, namanya juga menikah, bukan hanya suara dari keluarga pihak A yang musti dipertimbangkan tapi juga dari pihak B, dari pihak mempelai laki-laki.


Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan bagi calon pengantin untuk menghemat biaya pernikahan, yaa menurut saya sih buat apa membuang biaya untuk sebuah pesta pernikahan, sementara masih banyak kebutuhan Real yang harus dipenuhi setelah menikah, menurutku.. 

“ Kehidupan setelah menikah lebih penting ketimbang hidup kita sebelum menikah”  


Kembali lagi pada relatif tiap-tiap orang, dan tiap-tiap tradisi keluarga. Alhamdulillah ketika resepsi pernikahan aku dan suami, berlangsung seperti apa yang diinginkan, kelurga senang, sahabat-sahabat tercinta hadir, relasi-relasi hadir, calon pengantin pun bahagia. Tidak ada masukan yang terlewatkan, semua turut menyumbangkan isi pikiran demi terlaksananya acara kami, tidak juga mewah namun meriah. 

Sebenarnya sih yang lebih penting adalah menjelang hari pernikahan itu cobaan dan godaan itu banyak sekali, hubungan calon pengantin kadang-kadang goyah oleh masalah-masalah kecil dalam hal persiapan pernikahan, yaa karena semuanya serba pengen didenger, mempelai laki maunya gini, mempelai perempuan maunya gini, ya gitu-gitu deh hal kecil, perselisihan kecil yang kadang bisa bikin ranggang. 

Itulah mengapa menjelang hari pernikahan ada yang namanya pingitan, gak boleh sering ketemu sebenarnya biar gak banyak-banyak berantem, dan biar calon pengantin gak bosen-bosen amat, kalau nanti udah akad nikah dan semua prosesi selesai perasaan cinta masing-masing calon menggebu-gebu menjalani bulan madunya. 





1     Rencanakanlah dengan matang Jika ada kata sederhana, yang dapat aku bagikan adalah “ Gagal merencanakan berarti gagal mengalami, maka rencanakanlah konsep pernikahan itu sebaik mungkin, Semakin jauh waktu yang digunakan untuk persiapan otomatis semakin banyak keuntungan dan biaya-biaya yang tidak diperlukan bisa dipangkas. Karena segala yang dipesan jika waktu terlalu dekat maka akan semakin mahal, kartu undangan dan souvenir pun akan jauh lebih murah jika waktunya tidak terlalu dekat. Hindari juga tanggal-tanggal yang banyak orang menikah, karena sebenarnya hadirnya tanggal cantik mengundang para vendor-vendor menaikkan harga 20 % dari biasanya.
           
2    Tetap berpengang pada konsep  “Sederhana namun Meriah”  Konsep sederhana bukan berarti biasa-biasa saja, namun lebih kepada mengurangi hal yang sebenarnya tidak perlu, contoh soal pemilihan dekorasi ruangan pesta biasanya akan memakan biaya yang tidak sedikit, oleh karena itu bagi saya memilih venue yang komplit dengan dekorasi jauh lebih baik ketimbang harus menarik vendor lain untuk mengisi dekorasi, karena itu akan membuat biaya pernikahan membengkak, acara pernikahan aku dan suami dulu kami mengikut pada keputusan keluarga untuk penyelenggaraan resepsi di Gedung IMMIM Islamic Centre Makassar.

 Gedungnya letaknya menurutku strategis, ukuran tempat lumayan luas, kami tidak repot-repot lagi mencari vendor untuk dekorasi, karena penyewaan Gedung sudah termasuk dengan dekorasi ruangan pesta, catering, dan pelengkap resepsi lainnya seperti Pelaminan, buku tamu, lampu, soundsystem dll. Yang bikin aku dan suami memang pengen disitu karena yaaa gak pengen bikin repot tamu nyari parkiran, persoalan parkir di sana juga luas, pengalaman kami sih kalau menghadiri resepsi di hotel bawaannya ngedumel karena repotnya nyari parkiran.

3   Batasi Jumlah Undangan. Mengapa biaya pernikahan itu mahal, sebenarnya adalah jumlah tamu undangan kita ada berapa, pernikahan di Indonesia memang terkenal dengan pernikahan yang mengundang ratusan hingga ribuan orang, dan Indonesia juga dikenal dengan kekerabatan yang erat, jika ada suatu pesta maka wajib hukumnya untuk mengundang sesepuh, nenek buyut hingga cucu-cucunya, yaa keluarga tetap no.1, namun perlu klasifikasi untuk daftar tamu-tamu undangan, karena semakin banyak tamu yang di undang maka besar pula budget yang harus disiapkan.

4    Gunakan Pertemanan. Beruntunglah barang siapa yang mempunyai pertemanan yang luas, apalagi dengan beragam pekerjaan profesi kreatif, karena sedikit banyak kita bisa sharing dan meminta saran kepada teman demi terlaksananya acara pernikahan yang kita inginkan. Bahkan bisa beberapa teman baik tidak mengenakan biaya apapun untuk bantuan yang mereka tawarkan, mereka ingin berpartisipasi dalam pesta anda karena bagi mereka itu akan jauh lebih berharga ketimbang hadiah lainnya.

5    Menyewa daripada membeli.  Dari pengalaman yang aku alami, biaya gaun pengantin adalah biaya kedua terbesar setelah biaya tempat resepsi jadi untuk pemilihan hal yang satu ini perlu dipertimbangkan dan diperhatikan baik-baik, sekali lagi lebih baik menyewa dari pada membeli, apalagi untuk seragam-seragam pagar ayu, dan pagar bugis, menggunakan jasa kalau di Makassar  namanya adalah “indo’ botting” sangat membantu kelancaran acara pernikahan, entah itu mau Konsep  modern ataupun Adat memakai baju bodo/ kebaya modern. Waktu resepsi kami kemarin menggunakan dua “indo botting” ya memang sih biaya jadi membengkak, tapi ini adalah keputusan dua keluarga kami. Saat akad nikah kami memakai baju pengantin dari “ Rumah Pengantin Makassar” ( YAYAN SALON)” Saat Resepsi malam kami memakai baju pengantin dari PURITIARA wedding and Decoration. Semuanya menggunakan Konsep Adat.

    Kartu undangan yang Simpel, toh ujung-ujungnya bakal dibuang. Kembali berpengang teguh pada poin no.2 tentang sederhan, dulu sih aku pas wedding milihnya kartu undangan yang biasa-biasa aja, otomatis harga juga gak gimana-gimana banget, pesennya juga sama relasi kakak, karena tamu yang masuk list undangan saat itu lumayan banyak sih, jika dibandingkan saat wedding kakak tempo hari, karena untuk calon mempelai laki-laki saja itu list undangannya ada 500-650, keluargaku  punya list tamu ada 500. Total ada 1000 an lebih undangan yang kami cetak, oh iya lupa waktu resepsi kami kemarin acara kami disatukan, semuanya di GEDUNG ISLAMIC CENTRE IMMIM, tapi keluarga mempelai perempuan tetap menerima tamu di rumah, makanya undangan membengkak jadi 1500 orang, bagi ukuran keluarga saya dan pak suami ini udah banyak banget. Aku gak ngebayangin betapa repotnya mama menyiapkan acara kami saat itu, terima kasih ya ma, bener-bener chinta udah nyusahin mama. 

Di rumah mempelai perempuan kan menerima tamu-tamu dari mempelai laki-laki saat akad nikah makanya untuk acara di rumah saat itu lumayan banyak budget yang dikeluarkan. Bagi yang pengen menghemat bisa kok, masukannya adalah untuk acara akad nikah bisa dilakukan di mesjid sekaligus dirangkaikan dengan resepsi setelah akad semuanya menuju tempat resepsi untuk perjamuannya, banyak kok yang kayak gitu. Hal itu sebenarnya menghemat pengeluaran. Pemilihan waktu resepsi di siang hari yang hanya berselang 1 jam setelah akad nikah banyak dilakukan sekarang, karena pertimbangan itu. Sangat membantu memangkas biaya yang gak perlu-perlu banget.






7   Konsep  Foto Pre-Wedding yang simpel. Untuk hal yang satu ini memang tergantung lagi dari masing-masing orang, disini aku hanya pengen cerita tentang konsep foto prewedding saya dan suami, karena kami itu LDR-an otomatis sedikit banget waktu yang bisa disempatkan jika ada sesuatu yang harus kami urus, makanya pre-wedding kemaren itu kami gak nyewa Wardrobe - wadrobe untuk perlengkapan Foto, yaa banyak sih kenalan yang bisa kami hubungi cuma karena calon pengantin sama-sama sibuk, jadinya pakai wadrobe sendiri aja, yaa untung-untung bisa foto prewedding, awalnya kami pesimis “kayaknya gak bakal sempet deh” eh ternyata sempat kok. 

 Kami memilih konsep yang sederhana aja, untuk Indoor kami foto di rumah, ngambil konsep Coffee morning before activity, foto seru-seruan, lucu-lucuan. Sampai Hingga akhirnya di sesi kedua kami Outdoor di Busway, semuanya serba sederhana. Terima kasih kepada Keluarga Suami  Puang Erwin Aksa & Puang Iik Manggabarani  udah memperbolehkan kami untuk foto-foto di rumahnya hehehe, juga sahabatku hiksyanisani yang udah nemenin Foto-foto di busway, betapa Excitednya saya pertama kali naik buswaynya Makassar hahahah. 
     Terima kasih Teman-teman D’Blur  Photography yang udah Fotoin kami :D






8    Bachelor dan Breidsmaid party “ Sebisanya aja”  Karena kita hidup di jaman yang sumpah soal trend-trend kekinian itu cepat sekali menularnya, pesta bujang dan pesta breidsmaid..  pesta yang katanya sebelum dia resmi jadi istri/suami orang, menurutku itu sih cuma ada di barat, untuk kita yang hidup sebagai orang timur semestinya itu gak perlu-perlu banget, ya ini menurutku. Karena kembali lagi bakalan bikin kita mengeluarkan budget yang gak terduga, waktu aku sih dulu kebetulan aja pas hari resepsi berdekatan dengan hari ulang tahunku, jadi saat temen-temen ngasi surprise ala-ala apa gitu. Saat itu, si Bella, Sani, itha, sinta dan kiah kerja sama dengan suami ngerjain aku di suatu tempat, ya dirangkaikan deh makan siang di sana, yaa kalau aku bilang sih “sebisanya aja” dan momentnya pas. Seminggu sebelum hari – H, karena habis itu aku udah gak boleh keluar rumah lagi karena udah masuk jadwal pingitan.

9    Gunakan Paket Pernikahan dari Vendor. Tadi yang aku ceritakan soal pemilihan baju pengantin di Vendor, nah poin ini tentang paket yang disediakan oleh vendor, misalnya saat memilih baju pengantin di indo' botting itu biasanya include dengan “make up” yang ditawarkan, saat itu aku memilih untuk ikut dalam paket Wedding yang disediakan oleh vendor Rumah Pengantin Makassar dan Puritiara Wedding and Decoration, otomatis udah gak ada lagi biaya yang harus dikeluarkan untuk Make Up Artist, karena memercayakan itu pada vendorku, nanti ya aku sharing foto-fotonya. Gak kalah kok sama MUA, MUA yang lagi kekinian hehehe.





1   Perawatan Pre-Wedding sendiri. Aku menaruh poin ini pada poin ke sepuluh bukan berarti gak penting, perawatan sebelum hari pernikahan sangatlah penting, karena kita bakalan tampi beda sekali seumur hidup di depan banyak orang, di depan kekasih halal kita, di depan keluarga-keluarga besar, relasi-relasi. Akan tetapi karena aku termasuk perempuan yang kulitnya itu sangat-sangatlah sensitif salah pilih paket perawatan sedikit, sakit yang ditimbulkan sangat-sangatlah banyak, ya sebut saja kulitku alergian. 

Makanya aku milih perlengkapan perawatan itu yang memang alami banget buat kulit, dan lakukan perawatan lebih banyak di rumah, jangankan untuk perawatan untuk nyari waktu buat istirahat aja aku kewalahan, yaa taulah siklus hidup co-assistant kayak gimana, gak usah aku jelasin ini, nanti yang ada malah kalian iba haha, pokoknya menjelang hari pernikahanku saat itu aku lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, sampai aku sempat ngambil libur buat istirahat, mempersiapkan fisik biar benar-benar siap, mental pun demikian, menghindari cekcok-cekcok kecil yang bisa bikin hubungan aku sama calon suami jadi renggang. Ya aku lebih banyak di rumah, banyak nenangin dirk,  banyak dzikir, banyak sharing sama mama untuk menyambut datangnya hari – H.

Yaa.. sejauh ini cuma ini sih yang bisa aku share ke kalian, yang belum menemukan jodoh semoga dipertemukan secepatnya, gak apa-apa kok sejak sekarang cari tahu banyak hal soal mempersiapkan pernikahan itu kayak gimana, biar nanti kalau udah ketemu jodohnya gak kaget kan, hehehe yang udah sibuk mempersiapkan pernikahan semoga ini bisa jadi bacaan yang bermanfaat.





 selamat berbahagia, selamat jatuh cinta.









           
            
Rabu, 13 April 2016

..Tahun-tahun berjuang kembali


Tahun-tahun berjuang kembali-
... Sekiranya Rindu Melukis bahagiamu malam ini.
Semesta, tolong Jangan biarkan Dia Kesepian.
Aku inginkan bahagia itu setia mendampinginya, menjaganya dari luka yang mencoba menjatuhkannya,
Tuhan, jangan biarkan Dia merasa Kesepian..
Kini kami paham betapa menyesakkannya hidup berjauhan di tengah hiruk pikuk keramaian kota, melintas detik demi detik dengan hanya berpelukan dalam doa.
Sejenak kadang aku-dia di hinggapi rasa rindu yang menusuk ke dalam, menggerogoti pikiran tanpa perlawanan sedikit pun.
.. Tuhan, jangan biarkan dia kesepian.
Buat ia selalu percaya bahwa aku adalah sebagian dari dirinya, buat ia selalu tenang menjalani setiap jejaknya.
Tuhan.. jangan biarkan dia kesepian.
Hingga matanya terlelap dalam mimpi hingga jemari pagi kembali karena akan selalu ada doa-doa untuknya.
Untuk dia yang menemaniku di tahun ini, dan tahun-tahun berjuang kembali melawan jarak.
Sampai jumpa kembali sayang.

@moccachinta

Custom Post Signature