Image Slider

Rabu, 16 Januari 2019

Nyobain Warna-Warna Cantik Marcks Venus Soft Matte Lip Cream






Ketika mau ke kondangan sama suami dan Si Doi udah siap

“Tungguuuuu….. Sisa pakai lipstick.... 

Ketika diajak foto sama temen

“ Tungguuu….. Touch Up dulu….. pakai lipstick dulu... 

Sepenting itu memang kehadiran lipenstip (read lipstick) bagi perempuan.
Termasuk saya sendiri. Menurut Wikipedia Lipstick adalah kosmetik yang diterapkan atau digunakan pada bibir untuk memberi bentuk dan warna serta perlindungan terhadap lingkungan sekitar kita 
( Engasser, 2000).
Produk ini telah digunakan sejak jaman kuno, lipgloss, lip liners ( Riley, 2000).

Lipstick adalah benda yang wajib ada di tas saya setiap saya hendak meninggalkan rumah. Gak percaya diri rasanya keluar rumah tanpa pakai lipstick. Apalagi ketika di rumah lipstick merupakan salah satu printilan wajib yang kupakai di depan suami. Selalu tampil menarik di depan suami adalah ibadah juga dan hal yang mutlak kan yaa sahabat. Suami pulang ngantor kudu lihat sesuatu yang menyegarkan mata biar betah di rumah dan gak cuci mata  *eh hahaha.

Kembali ke persoalan Lipstick. Seiring perkembangan zaman lipstick atau sebut saja (Pewarna bibir) ini telah mengalami inovasi yang tidak tanggung-tanggung. Sekarang sudah banyak sekali macamnya. Saya pun sampai bingung kalau lagi pengen belanja lipstick via online. Kalau dulu yang ada hanya lipstick biasa aja yang bentuknya hanya menyerupai stick dengan ujung bawah yang diputar untuk mengeluarkan isinya. Lah, sekarang banyak Brand Kecantikan sudah mengeluarkan produk pewarna bibir dengan inovasi baru. Sudah ada lipcream, liptint dan yang paling baru lagi ada yang modelnya langsung di taruh disela dari kedua bibir tanpa harus repot lagi untuk meratakannya yaitu lazy lipstick. 
Tapi memang seperti itu printilan perempuan banyak jenisnya, banyak warnanya dan sudahlah pasti hampir semuanya lucu-lucu. Setuju gak sih ? hihi

Menjalani aktifitas saya sehari-hari, saya orangnya lebih suka memakai lip cream untuk kegiatan apapun. Selain karena faktor warna kulit yaitu bagian  pinggir di sekitar bibir saya itu warnanya lebih gelap jadi sering gak cocok kalau memakai liptint, rasanya aneh saja sih. Warnanya seperti gak catchy gitu sama warna kulit muka setiap kali saya bercermin rasanya kurang sreg liat wajah sendiri.

Menyetok lip cream setiap bulan sudah menjadi rutinitas wajib. Setelah belanja bulanan mengisi stok isi kulkas di rumah. Mengisi meja rias dengan koleksi lip cream baru juga gak pernah ketinggalan dari list belanja saya.

Sore itu setelah pulang kerja,  saya menyempatkan diri singgah di Kimia Farma yang dekat dari rumah. Niat awalnya sih pengen beli obat-obatan. Kebetulan akhir-akhir ini saya sering nyeri kepala karena kebanyakan tidur larut malam. Eh ternyata ngeliat lip cream lucu sedang terpampang nyata di meja dekat kasir.
Tulisannya “  Marcks Venus Soft Matte Lip Cream”

Pernah sih memang, sempat saya melihat di Sosial media Instagram kalau Venus ( anak produk dari Brand Marcks) ngeluarin banyak produk baru di Tahun 2018 kemarin. Cuma saya gak terlalu ngikutin banget perkembangannya sampai dimana. Yaa bukan karena apatis juga sih tapi karena memang gak nyangka Venus bakal ngeluarin lipcream yang warnanya cantik-cantik banget menurutku.

Selama ini saya memang pakai brand Marcks tapi itu cuma bedaknya aja, hayooo.. ada yang pakai juga gak, bedak Marcks ? yang tutupnya warna kuning itu lho, kalau kata saya sih. Bedak warisan jaman ibu kita masih muda dulu. Karena saya pun tahu bedak itu dari orangtua saya.
Jujur saya agak menyayangkan sih kenapa Marcks baru mengeluarkan Produk lip cream sekarang ini padahal Marcks  adalah sebuah Brand besar yang sudah sejak dulu dikenal orang.

Karena saya bukan seorang beauty blogger jadi saya gak bisa jelasin terlalu mendetail tentang Lip cream ini jadi jangan berharap lebih yaa dengan tulisan saya kali ini. Saya hanya mengungkapkan rasa gembira saya karena …..Horeeee Marcks akhirnyaa punya Lip Cream.

Seperti yang kita tahu brand Marcks ini dinaungi oleh Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) yang bergerak di bidang farmasi yaitu PT.KIMIA FARMA tbk. yang berarti setiap produk Marcks itu melalui proses yang paripurna dalam proses pembuatannya dan tentunya terdaftar di Badan POM. Sehingga pemakaian produk Marcks tidak membuat hati kita was-was dengan kandungan yang ada di tiap produknya.





@venuscosmeticind


Warna  - warna lipcream yang selalu saya pakai selama ini sih palingan yang nude, pink salem, ya yang lembut-lembut aja sih. Sesekali kalau ke kondangan baru pakai yang agak ngejreng sedikit. 
Dan kalau lagi suka sama satu warna paling yang nyetoknya warna itu lagi, warna itu lagi.

Ketika saya pakai  Marcks Venus Soft Matte Lip Cream ini meskipun klaimnya itu matte tapi konsistensinya sedikit kental dan ketika kita pakai produknya itu enak banget diratainnya meskipun butuh waktu untuk nunggu perubahannya menjadi matte di bibir kita. Bagi saya sih gak ada masalah karena finishingnya terasa ringan dan seperti gak pakai apa-apa, ringan banget lho. Serius.

Untuk Wangi Marcks Venus Soft Matte Lip Cream menurutku standar aja sih, sama dengan kebanyakan Lip Cream lainnya, tidak ada aroma yang terlalu spesifik seperti aroma buah-buahan ataukah semacamnya.

Dari segi kemasannya bagiku Marcks Venus Soft Matte Lip Cream menurutku hampir sama sih dengan kebanyakan lip cream lokal yang rata-rata packingannya itu dengan kemasan yang transparant menyerupai kaca dengan bagian atasnya itu dikelilingi aksen silver pada tutupnya. Cocoklah dengan harga Rp.47.000,- Setidaknya memudahkan kita untuk tahu isinya apakah lip creamnya masih ada atau emang udah habis sama sekali.

Kamu sudah Bisa mendapatkan produk ini di seluruh Apotek Kimia Farma yang tersebar di Seluruh Indonesia lho.

Daya tahan lip cream ini menurutku juga standar sekitar 5 jam-an saja sehabis makan dan minum yaa teteup musti touch up lagi tapi bagi saya sih gak jadi masalah selama produknya nyaman terasa di bibir kita.

Gimana sahabat healthies, Tertarik mencoba juga gak Lip Cream dari Brand Marcks ini ?








Salam sehat,  Tetap tampil cantik,  Selamat menjalani hari ini..



Jumat, 11 Januari 2019

Bawa Botol Minum Sendiri Langkah Kecil Selamatkan Bumi

Halo Sahabat Healthies

Di tahun 2019 ini ada yang punya resolusi mengurangi penggunaan sampah plastik gak ? Kalau saya sih, ini adalah satu resolusi saya. Sebagai ibu rumah tangga yang sehari-hari berkutat di dapur, sebisa mungkin saya harus mengurangi penggunaan plastik, mulai dari membawa tentengan sendiri ketika belanja kepasar, membawa botol minum sendiri ketika beraktifitas di luar rumah, hal ini juga yang suami saya lakukan ketika berangkat ke kantor, saya menyiapkan air minumnya di botol minum untuk ia bawa.
Jika kita berbicara tentang sampah plastik, tau gak sahabat pernah gak kalian berfikir kemana sih selama ini sampah-sampah plastik ini dikelola ? Ternyata sampah rumah tangga yang kita hasilkan setiap hari itu ada yang tertiup angin, ada yang tertumpuk begitu saya di tempat pembuangan sampah dan belum dikelola, dan sisanya lagi mengalir ke laut. Menurut BPS Negara kita menghasilkan sampah plastik mencapai 7,2 Ton setiap tahunnya dan jumlah ini terus meningkat, 3,2 ton sampah plastik ini ternyata mengalir ke laut. Dan Struktur kimia yang dimiliki oleh Plastik merupakan senyawa yang membutuhkan waktu lama untuk dapat terurai, akhirnya sampah-sampah plastik ini harus mengendap bertahun-tahun di tanah, di laut yang dapat merusak biota laut dan ekosistem mahluk hidup lainnya.

Pernah gak suatu hari kalian lihat, di sungai-sungai yang kalian lewati atau di selokan-selokan yang tersumbat dengan botol plastik,tas kresek dan kemasan plastik yang lain. Bisa kita bayangkan jika hal ini terus menerus terjadi, bagaimana dengan anak cucu kita nanti ? Seharusnya kita dapat mewariskan hal yang lebih baik, bukan dengan meninggalkan jejak alam yang buruk, kondisi dimana kehidupan dan lingkungan kita dipenuhi oleh sampah plastik dimana-mana.

Program pengurangan penggunaan plastik ini juga telah masuk ke dalam program kerja pemerintah, mengikut pada campaign yang dilaksanakan oleh Kemenkes RI dalam pengendalian sampah plastik sehari-sehari, sabahat bisa memulainya dari rumah, dimulai dari hal kecil yaitu membawa botol minum sendiri ketika ke kantor, ke sekolah, ketika hendak berolahraga, bahkan ketika jalan-jalan ke shooping centre, membawa botol minum sendiri adalah cara sederhana yang sangat berarti.

Sebuah langkah kecil yang mampu selamatkan bumi.
Minggu, 06 Januari 2019

Periksakan Diri Ke Dokter Minum Obat Kemudian


Dokter  : Selamat siang bu, ada yang bisa saya bantu, ibu keluhannya apa ?


Pasien  : Iya nih dokter, perut saya sakit


Dokter   : Sejak kapan bu, sakit perutnya ?


Pasien  : Sekitar satu jam yang lalu dok,


Dokter   : Ibu ada keluhan lain, mual muntah gak bu ? ada BAB encer gak bu ?


Pasien  : Nggak ada dok, sakit perut aja


Dokter  : Konsumsi makanan terakhir apa bu ?


Pasien  : Makan gorengan aja dok tadi, sambelnya peddes sih


Dokter  : oh gitu ya bu, ibu udah minum obat sebelum ke sini ?


Pasien : Udah dok, tadi minum Tetra sih, beli di warung, obat yang suami biasa minum


Dokter  : Kemudianceramah panjang lebar tentang obat antibiotik

            
Obrolan seperti di atas tadi tidak jarang saya temukan ketika berada di tengah-tengah masyarakat, dimana masyarakat masih kurang informasi tentang penggunaan antibiotik yang tepat, masih banyak masyarakat yang membeli antibiotik di luar tanpa resep dokter. Sementara penggunaan antibiotik sebenarnya tidak digunakan sebagai pengobatan pribadi atau dengan kata lain sebagai inisiatif pasien tersebut, dikarenakan itu tadi pemberian antibiotik hanya boleh diberikan atas petunjuk dari dokter yang telah terlatih secara medis atau telah memiliki sertifikat kompetensi.

Selain alasan di atas penggunaan antibiotik juga tergantung dengan jenis infeksi yang dialami oleh seseorang. Seperti Sebuah Penelitian yang pernah dimuat di harian Kompas.com tahun 2018 bahwa Resistensi antibiotik di Indonesia telah merenggut nyawa 700.000 penduduk dunia setiap tahunnya dan jumlah ini diprediksi meningkat apabila belum terbangun dan terciptanya kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi antibiotik secara baik dan benar.

Saya mengutip Dettie Yuliati  Direktur Pelayanan Kefarmasian, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia saat Symposium Nasional “ More Protection, Less Microbal “ Di jakarta, Selasa 27 Februari 2018 lalu, jika pada tahun 2050 kasus anti microbial retension (AMR) bisa menyebabkan kematian hingga 10 juta jiwa per tahun.

 "Antibiotik hanya perlu untuk penyakit infeksi bakteri, bukan karena virus. Dan jangan membagikan atau memberikan antibiotik pada orang lain, karena kondisi penyakit tiap orang berbeda-beda " 

Jelasnya. Kemudian ditekankan lagi bahwa pembelian antibiotik harus disertai resep dokter, karena seseorang belum mengetahui penyakit apa yang diidapnya, sangat dikhawatirkan jika dosis obat yang ia konsumsi malah memicu kekebalan atau resistensi bakteri tertentu yang menyebabkan sebuah penyakit tidak bisa diobati.

Di Percakapan di atas, si ibu membeli obat tetra di warung, Obat tetra yang dimaksud ini adalah tetracyclin yang merupakan golongan antibiotik. Dimana si ibu belum mengetahui penyakit apa yang sedang di deritanya, sementara ia langsung membeli obat tetra di warung atas usul suaminya.
Hal ini bisa disebabkan karena tingkat pengetahuan si ibu dan keluarga masih kurang tentang penggunaan antibiotik yang rasional. 


Maka dari itu ada baiknya jika kita memiliki keluhan atau menderita suatu penyakit segera periksakan diri ke dokter yaa, karena dokter juga yang tahu pasti mengenai dosis, frekuensi yang cocok serta jangka waktu yang tepat dalam mengonsumsi suatu obat-obatan, sesuai dengan kondisi kesehatan seorang pasien. Dikarenakan banyak sekali efek samping negatif lainnya yang dapat timbul dari irrasional penggunaan antibiotik ini, yang sebenarnya si ibu hanya perlu mengonsumsi obat anti nyeri untuk meredakan nyeri perutnya, eh malah jadi mengonsumsi obat antibiotik tanpa ada indikasi yang jelas.

Yuk, Sahabat Healthies Periksakan dahulu diri kita ke dokter  yaa minum obat kemudian.Jangan di balik.




Salam sehat.







Selasa, 01 Januari 2019

Pegadaian Digital Solusi Menabung Emas







Menyongsong Tahun yang baru setiap orang pasti memiliki tujuan dan harapannya di tahun 2019 ini, sama seperti saya dan pak suami, kami pun sama dengan kebanyakan keluarga lainnya. Selain goals untuk dapat menjalani hidup sehat dengan mengurangi konsumsi fast food, minum air putih yang cukup, memiliki kualitas tidur yang baik. Tujuan keuangan tidak luput dari pembicaraan kami sore itu. 

Sepulang tugas jaga pagi di Rumah Sakit, Pak suami mengajak saya menikmati indahnya langit sore di Pantai Kamali Bau-Bau berbicara panjang lebar, berdiskusi tentang tujuanku, tujuannya di Tahun 2019 ini. Sebagai pasangan yang sedang berada di Critical Marriage Period komunikasi menjadi hal yang penting, kenapa saya katakan begitu karena tahun-tahun awal pernikahan bagi beberapa pasangan merupakan masa-masa kritis untuk dilewati bersama. Menepikan perbedaan, keegoisan dan segala hal-hal yang membentengi diri kami satu sama lain.

Tujuan Finansial tidak luput dari pembicaraan saya dan pak suami. Mengurangi pengeluaran yang hanya bersifat konsumtif, menyiapkan dana darurat lebih dari pada tahun sebelumnya, menabung untuk dana pendidikan dan kesehatan, serta melirik peluang investasi baru. Setiap keluarga pasti punya tujuan finansial yang ingin mereka capai seperti membeli rumah, membeli kendaraan, liburan, dan masih banyak lagi. 
Yaaa.... tidak bisa dipungkiri dengan kebutuhan hidup jaman sekarang yang cenderung tinggi, sementara penghasilan kita masihlah tetap, maka disinilah waktunya berpikir tentang sebuah investasi akan menjadi salah satu solusi.

Menabung emas misalnya. Dari jaman dahulu kala sampai hari ini emas menjadi investasi yang tidak pernah ada matinya karena memiliki banyak manfaat dan begitu diminati oleh masyarakat. Pas ada uang tambahan langsung beli emas, dapat bonus dari kantor langsung beli emas. Disamping karena investasi emas memiliki  kemudahan untuk dicairkan, pas lagi butuh dana darurat, kita bisa langsung mencairkan investasi kita. (High Liquidity). Tidak memerlukan biaya-biaya administrasi atau biaya kliring yang perlahan dapat mengikis uang kita saat menabung di bank, saat membeli investasi ini pun kita tidak memerlukan dana yang begitu besar, karena harga emas dipasaran sangat beragam, kita dapat memperolehnya mulai dari 0,01 gram sehingga investasi ini dapat dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat.

Nah, berbicara soal investasi emas pasti kita juga tidak asing lagi dengan Pegadaian, seperti yang kita tahu kalau pegadaian merupakan salah satu tempat yang dapat mencairkan dana dari hasil investasi emas kita. Dengan proses gadai. Tapi itu dulu, karena sekarang pegadaian sudah berinovasi dengan menawarkan solusi untuk berinvestasi yaitu “ Tabungan emas “ Kita dapat memulai investasi tanpa batas nominal, dengan Dana Rp.5000 -10.000 pun kita masih dapat membeli emas. Bisa dibayangin dong recehan-recehan uang kembalian kita ketika nongki-nongki sama temen-temen sekarang tuh bisa jadi emas. 

Apalagi sekarang sudah ada Pegadaian Digital. Sebuah aplikasi resmi dari pegadaian yang dapat di download di smartphone kita untuk mengetahui harga emas setiap harinya. Mulai dari harga beli, harga jual, fitur membuka rekening emas dan masih banyak lagi. Dengan adanya aplikasi Pegadaian Digital ini saya dan suami menjadi antusias untuk berinvestasi emas, karena prosesnya mudah tanpa ribet, tidak perlu lagi datang ke kantor untuk mengantri, dana dapat ditransfer melalui rekening setelah kita mendapat nomor Virtual dari PT.Pegadaian (Persero) yang akan dikirimkan melalui email/nomor telepon saat kita ingin melakukan pembelian atau pun pembayaran gadai. Saya mau nunjukin ke teman-teman fitur-fitur Pegadaian Digital yang ada di ponsel saya.

 
Aplikasi Pegadaian Digital
terdapat informasi harga jual dan harga beli emas setiap hari
jadi kita bisa update harga dulu sebelum membeli ataupun ketika ingin menjual.

Ini fitur Gadainya, jika suatu ketika butuh dana darurat
dan ingin menggadai barang/kendaraan/emas.

Oh iya, ada fitur tambahannya lagi nih
kita bisa lakukan pembayaran tagihan-tagihan juga loh
seperti bayar Iuran BPJSKESEHATAN, bayar Listrik PLN, bayar tagihan Indiehome,
Bayar PDAM, hingga bayar tagihan telepon Pascabayar.
wah.. keren yah teman-teman.
ternyata bukan hanya seputar gadai dan investasi saja.
ada fitur lain yang bisa dipergunakan sehari-sehari.




Jangan Lupa Download Pegadaian Digital ya..




Sore itu diskusi saya dan paksuami berlangsung alot, ya.. maklum pak suami termasuk orang yang agak cerewet kalau soal investasi. Tujuan-Tujuan finansial di Tahun 2018 kami bisa dibilang memenuhi goals, dana pendidikan dan dana darurat bisa tersaving dengan baik meski banyak sekali godaan – godaan  hantu konsumtif. Karena jujur memang sangat-sangat sulit membedakan yang mana keinginan dan kebutuhan dan hal ini masih menjadi PR besar kami agar kondisi finansial kami dapat survive dari hari ke hari. 

Itu tadi adalah goals finansial saya di Tahun 2019, kalau teman-teman gimana ?? 
udah pada download Pegadaian Digital juga gak ?? 
Yuk, Download sekarang biar bisa dapat informasi tentang menabung emas.





Info lebih lanjut dapat di akses melalui instagram @sahabatpegadaian
Atau melalui website di www.sahabatpegadaian.com  dan  www.pegadaian.co.id




Selamat Tahun Baru 2019 dan Selamat Berinvestasi.          

Custom Post Signature