Senin, 04 Februari 2019

[ GIVEAWAY ] KELUARGA SEHAT






Salam sehat sahabat Healthies…
Apa kabarnya hari ini ?

Semoga segala aktifitas kita hari ini selalu berjalan lancar ya..


Oh iya, sesuai tema kita kali ini yaitu Giveaway Keluarga Sehat. Saya bakalan cerita lagi nih tentang sejarah tercetusnya “Indonesia Sehat “ Dengan pendekatan keluarga. Sebenarnya sih program ini sudah lama diterapan di negara kita tercinta yakni sejak tahun 2015 yang lalu dan ditargetkan dapat tercapai pada tahun 2019 ini.

Intermezzo sedikit dulu ya..

Kesehatan merupakan investasi untuk mendukung pembangunan ekonomi serta memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan di negara kita.  Pembangunan kesehatan harus dipandang sebagai suatu investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.
Sumber : “ Panduan Program Indonesia Sehat Kementerian KesehatanRI “

Pembangunan Kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
Sumber : “ Panduan Program Indonesia Sehat Kementerian KesehatanRI “


Pada suatu kesempatan juga Menteri Kesehatan Prof. DR.dr.Nila Farid Moeloek, Sp.M (K) menyatakan bahwa di tahun 2020 mendatang negara kita Indonesia akan mendapatkan bonus Demografi. Dimana jumlah penduduk dengan usia produktif akan sangat banyak.

Sehingga untuk menghadapi bonus demografi tersebut maka sangat perlu diantisipasi adalah menjaga agar proyeksi jumlah usia produktif yang akan mencapi hingga 164 juta jiwa benar-benar menjadi manusia yang sehat dan produktif.



Nah, itu tadi sedikit intermezzo.. tentang program pembangunan dan peningkatan Derajat kesehatan di Negara kita.

Yang Menjadi pertanyaannya mengapa harus dimulai dari keluarga ??

Seperti yang kita ketahui  bersama jika Keluarga adalah sebuah kelompok yang merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat [Wikipedia] sehingga ketika kita ingin membangun dan meningkatkan derajat kesehatan suatu wilayah maka kita harus memulainya dari kelompok kecil yang ada di wilayah tersebut.

Hal inilah yang membuat saya kemudian berinisiatif mensosialisasikan program Indonesia sehat berbasis keluarga ini (lagi) melalui blog pribadi ini. 

Mengingat kesehatan merupakan investasi utama kita dalam menyongsong hari esok yang lebih baik 

sedianya kita menjaga kesehatan dan menyampaikannya kepada keluarga, teman, sahabat dan orang-orang yang berada di sekitar kita.

Ada beberapa Indikator yang menjadi acuan Program ini, Jika di Fasilitas Kesehatan di dekat tempat sahabat healthies tinggal, Para petugas – petugas kesehatan tiada henti-hentinya melakukan penyuluhan dengan berbagai topik edukatif itu adalah bagian dari tindakan preventif ataukah pencegahan terhadap suatu penyakit dengan memberi informasi dengan terjun langsung ke lapangan yaitu…


Indikator Dalam Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak
     1. Keluarga mengerti program Keluarga Berencana (KB)
     2. Ibu hamil memeriksa kehamilannya sesuai standar pada fasilitas kesehatan
     3. Balita mendapatkan Imunisasi lengkap 
     4. Pemberian Asi eksklusif 0 – 6 bulan 
     5.  Pemantauan pertumbuhan Balita


KemenkesRI





KemenkesRI


Indikator Dalam Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular  
6. Penderita Hipertensi Berobat teratur
7. Penderita TB ( Tuberculosis ) paru berobat sesuai standar


KemenkesRI


Indikator Dalam Perilaku Sehat 
8. Tidak adanya anggota keluarga yang merokok 
9.  Sekeluarga sudah menjadi anggota JKN (Jaminan Kesehatan Nasional)


KemenkesRI


Indikator Terkait Lingkungan Sehat 
10 Mempunyai sarana Air Bersih 
11. Menggunakan Jamban Keluarga


KemenkesRI



I     Indikator Kesehatan Jiwa  
      12.  Anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak   ditelantarkan.


Keseluruhan ada 12 Indikator Pembangunan Kesehatan berbasis pendekatan keluarga untuk mewujudkan Indonesia Sehat yang kita cita-citakan. Dengan hadirnya program ini masyarakat diharapkan mampu menjaga kesehatan agar senantiasa terhindar dari ancaman sakit dan penyakit.

Motto konvensionalnya ya..



 " Lebih baik mencegah daripada mengobati " 








Kembali ke Giveaway yang telah saja janjikan pada tulisan blog kali ini.

Bagi sahabat healthies apa sih hidup sehat itu ?
Penting gak sih dalam kehidupan sehari-hari kita berperilaku hidup sehat.. ?
Apa saja goals sahabat Healthies ? Beri 1 Alasan ya, mengapa kamu harus hidup sehat..
Contohnya…..

“  Saya hidup sehat,  karena
      Berjanji ingin mengajak orangtua berhaji
        Dst…
“ Saya selalu menerapkan pola hidup sehat, karena..       Pengen melanjutkan sekolah ke luar negeri..
          Dst…



Rulesnya

-         Beri 1 alasan mengapa hidup sehat itu penting
-         Juri akan memilih 5 orang pemenang dengan komentar yang paling menarik, Komentar terdiri minimal 15 kata tidak mengandung  ujaran negatif
-         Wajib Follow @kebabta di Instagram
-         5 Orang pemenang masing-masing akan mendapatkan 1 paket kebab frozen isi 5 pcs dari @kebabta
-         Setiap pemenang akan diumumkan melalui balasan komentar di blog & Instagram @dokterchinta_
-        Akan mendapatkan subsidi ongkir 10 K Via Go Send
-        Yuk, ikutan giveawaynya, pemenang akan diumumkan hari Jumat tanggal 9 Februari 2019
-         Yang bisa mengikuti give away ini hanya yang berdomisili wilayah gowa dan makassar ya.
-          Have a nice Day…
















13 komentar on "[ GIVEAWAY ] KELUARGA SEHAT "
  1. Menerapkan hidup sehat itu wajib untuk semua orang. Gak ada orang yang suka sakit tapi mereka sering lupa untuk menjaga kesehatan. Alasan saya harus hidup sehat karena saya masih muda saya harus menggunakan waktu saya untuk produktif dan bermanfaat untuk orang-orang disekitar saya dan masyarakat..

    BalasHapus
  2. Kesehatan adalah anugerah Tuhan yang terindah. Dengannya kita bisa melakukan apa saja. Sehat selalu untuk kita semua.

    BalasHapus
  3. Setahun di Papua, saya makin dekat dengan isu kesehatan. Utamanya kesehatan anak dan keluarga.
    Kapan-kapan saya cerita deh bagaimana masalah kesehatan di Papua ini. Sangat rumit karena berhubungan juga dengan budaya dan sejarah panjang Papua.

    BalasHapus
  4. sungguh indah pipimu merona
    berbunga senyum merah merekah
    sungguh sehat adalah anugerah
    maka dari itu jagalah..

    BalasHapus
  5. My health goal is KEEP POSITIVE THINGKING. Terinspirasi dengan buku Terapi Berpikir Positif karya Dr. Ibrahim Elfiki, bahwa pada dasarnya segala penyakit berawal dari pikiran. Pikiranlah yg menjadi sumber utama penyebab sakit dan tidaknya seseorang. Salah satu kiatnya menghindari berpikir negatif seperti over posesif, over reacting, over sensitive, dan lainnya.

    Btw in mmg sngt sulit, tp buku itu sngt inspiratif dn mencoba menerapkannya, because i wanna draw a smile to people around me ❤️

    Btw ikut GAnya yah kak Cinta, optimis smga menang ����

    BalasHapus
  6. saya ingin mulai menerapkan pola hidup sehat, dimukai dari kebersihan diri dan lingkungan rumah.. agar keluarga saya juga bisa terbiasa untuk melindungi aset terpenting dan termahal dalam hidup ini, yaitu kesehatan..

    BalasHapus
  7. Terkesan ka' sama bagian ini:
    Indikator Dalam Perilaku Sehat
    8. Tidak adanya anggota keluarga yang merokok

    Wuah, ternyata sudah masuk indikator yaa


    BTW mau ka' ceki-ceki ke Instagram deh ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oalah di sini toh GAnya bukan di Instagram hahaha maafkan mamak yang lagi-lagi speed reading ini.

      Hapus
  8. Baikalh ini komentarku untuk ikut GAnya CHinta:


    Saya berusaha hidup sehat karena


    Saya ingin sehat dalam mendampingi ketiga anak saya menuju kepada kehidupan mereka. Kalau saya sakit-sakitan, bagaimana bisa melakukan yang terbaik?

    Juga supaya bisa jadi contoh buat anak-anak. Meskipun yaa, sampai sekarang masih terus berusaha, mengalahkan nafsu makan gorengan misalnya. Etapi saya sudah kurangi mi makan gorengan hehehe.

    Anak-anak saya wanti-wanti untuk banyak minum air putih. Dan berusaha memperhatikan kesehatan mereka. Yah, kadang-kadang kebablasan tapi kembali lagi, ingat diri ini sebagai ibu harus "meluruskan" kembali.

    BalasHapus
  9. dulu waktu jadi anak, saya pengen idup sehat panjangumur biar bisa bahagiaan orangtua, biar papa ummiku bisa liat saya sehat dan jadi seorang istri

    pas jadi istri, pengen hidup sehat, karena pengen menua bersama suami, masih banyak hal-hal yang pengen kita bangun dalam hidup ini, termasuk membangun cinta...

    sampai ada duozam,, sebagai ibu saya pengen hidup sehat, kuat, setrong dan panjang umur biar bisa menyaksikan duozam besar, beranjak dewasa, mengenal dunia, sukses di dunia dan mengupayakan keberhasilannya di akhirat.

    so, goals sehat saya, mau berupaya untuk menerapkan healthy lifestyle . bunda adalah koentji !!

    BalasHapus
  10. Mari menanamkan gaya hidup sehat sejak dini karena gaya hidup sehat masih lebih murah ketimbang biaya perawatan saat sakit. Bukan begitu Bu dokter?

    BalasHapus
  11. Waktu Papiku kena serangan jantung, di situ saya mulai sadar bahwa penyakit bisa menyerang kapan saja, di mana saja dan tanpa perlu permisi.

    Untuk itu saya pengen sehat biar bisa selalu mendampingi dan merawat orang tua, suami dan anak-anak saya.
    Karena sehat saya bukan buat diri saya sendiri tapi juga untuk orang-orang yang saya cintai.

    BalasHapus
  12. Di era serba instan ini, sepertinya tak ada pilihan selain hidup sehat. Kalau dengar cerita kakek nenek, saya selalu terkagum-kagum, betapa instannya generasi belakangan terserang berbagai masalah kesehatan karena pola hidup yang serba instan juga.

    Kakek selalu bilang "memang tak ada pilihan lain kecuali belajar hidup sehat" meski pada kenyataannya masih banyak yang mengabaikan, tapi semua akan tau betapa pentingnya hidup sehat dikala kesehatannya mulai terganggu. Jadi sebelum itu terjadi, yah mari menerapkan pola hidup sehat :)

    BalasHapus

Custom Post Signature