Rabu, 27 November 2019

Mengenal Penyebab Nyeri Perut Mendadak



Nyeri perut yang bersifat mendadak merupakan suatu kegawatan di daerah perut yang dapat terjadi karena masalah penyakit dalam atau penyakit yang berhubungan dengan bedah. Penderita dengan nyeri perut akut ( mendadak) biasanya mengalami nyeri yang tiba-tiba muncul dan berlangsung kurang dari 24 jam. Beberapa penderita dengan sakit seperti ini perlu dilakukan tindakan pertolongan darurat dan harus segera dibawa ke rumah sakit.

Oleh karena itu, seorang dokter biasanya sejak awal sudah bisa menentukan apakah kasus yang dialami pasien tersebut merupakan kasus penyakit bedah yang perlu segera di operasi. Sebab jika benar merupakan kasus bedah, maka penanganan satu-satunya adalah operasi. Jika ternyata kasus tersebut adalah non bedah ( penyakit dalam) maka harus segera ditentukan penyebabnya.

Biasanya nyeri perut mendadak non bedah adalah pankreatitis akut (radang pada pankreas), ileus paralitik ( gerakan usus yang melambat bahkan seolah berhenti) dan kolik abdomen akibat infeksi ginjal ataupun saluran kencing, kolesistisis ( radang pada kandung empedu di perut sebelah kanan atas), adneksitis ( radang pada saluran telur wanita) dan salphingitis (radang pada saluran indung telur wanita). Sedangkan penyebab nyeri mendadak karena kasus bedah yang segera harus dioperasi antara lain apendisitis perforasi ( radang pada usus buntu yang pecah) dan Ileus Obstruktif (gerakan usus yang tiba-tiba berhenti karena adanya sumbatan)

Untuk menentukan penyebab pasti nyeri perut yang bersifat mendadak tersebut diperlukan wawancara (Tanya jawab) yang biasa disebut dengan anamnesa oleh dokter secara terperinci. Apakah lokasi nyeri terlokalisasi di satu tempat atau sukar ditentukan lokasinya karena menyebar diseluruh permukaan perut. Selain itu, perlu ditanyakan pula apakah nyeri perut dijalarkan ke tempat lain. Selanjutnya dilakukan penekanan di daerah di mana rasa nyeri tersebut timbul. Nyeri tekan biasanya berasal dari nyeri yang melibatkan struktur serosa ( seperti pada radang usus buntu) Kemudian rasa nyeri tersebut perlu ditanyakan pula apakah rasa nyerinya bersifat menetap, terus-menerus atau hilang – timbul.


Jadi, Sahabat healthies apabila seorang penderita merasa kesakitan namun dokter masih terus bertanya, sebaiknya jangan kecewa yaa... 


Sebab, wawancara tersebut memang diperlukan untuk menentukan secara lebih tepat penyebab nyeri perut akut yang sedang ia alami. Dari wawancara oleh dokter maka akan didapatkan informasi lengkap yang dapat membantu dokter menentukan diagnosis serta tatalaksana yang tepat.






Salam Sehat.
Be First to Post Comment !
Posting Komentar

Custom Post Signature