Kamis, 05 Desember 2019

Menghidupkan Mimpi Anak Indonesia Bersama Kelas Inspirasi





Dua bulan yang lalu tepatnya minggu keempat di Bulan Oktober saya mendapatkan suatu kesempatan yang sangat berharga karena dapat menjadi bagian dari Relawan Pengajar Kelas Inspirasi “KI BAUBAU PERDANA” sungguh sebuah moment yang begitu istimewa karena saya bisa berjumpa dengan orang-orang hebat yang memiliki profesi-profesi yang luar biasa.



Jujur saya sangat mengapresiasi program ini, setiap time line sosial media instagram saya ada yang memposting tentang kegiatan kelas inspirasi, dalam hati saya berkata “wah, kapan yah.. saya bisa ikut serta” .Ketika saya masih berdomisili di makassar beberapa tahun yang lalu saya masih belum memiliki kesempatan untuk ikut dan ternyata atas izin Allah SWT saya baru bisa mengikuti kelas inspirasi ini saat saya dan suami berpindah ke kota bau-bau setahun belakangan ini.


Penyambutan Oleh Bapak Kepala Sekolah SDN 1 Bataraguru



Suami telah lebih dulu mengikuti kelas inspirasi di Kabupaten tempat dia bertugas yaitu Kabupaten Buton Tengah “KI BUTENG” saat itu saya sedang mempunyai tugas yang harus saya selesaikan sehingga masih berhalangan untuk ikut serta bersamanya.

Saya sempat membaca sedikit lewat situs resmi Kelas Inspirasi, dimana KI ini merupakan bagian dari Indonesia Mengajar , Sebuah kegiatan yang mewadahi profesional dari berbagai sektor untuk ikut serta berkontribusi pada misi perbaikan pendidikan di Indonesia. Melalui program ini para profesional pengajar dari berbagai latar belakang diharuskan untuk cuti satu hari secara serentak untuk mengunjungi Sekolah Dasar pada hari Inspirasi.


Penampilan Tari-Tarian Siswa SDN1 Bataraguru dalam menyambut para relawan KI

Sejarah singkat Kelas Inspirasi yang pertama diadakan pada 25 April 2012 di 25 Lokasi SD di Jakarta. Tujuan awal dari KI adalah menjadi gerbang keterlibatan para profesional dengan realita dunia pendidikan dasar di lingkungannya, serta Indonesia pada umumnya. Para profesional diajak untuk menceritakan mengenai profesinya, harapannya para siswa akan memiliki lebih banyak pilihan cita-cta serta menjadi lebih termotivasi untuk memiliki mimpi yang besar.



Belajar sambil bermain bersama anak-anak
Belajar mendengar Detak Jantung teman sebangku agar nantinya dapat memahami betapa berharganya orang-orang yang berada di sekitarmu.


Artinya saat ini Kelas Inspirasi sudah berjalan kurang lebih Tujuh Tahun dan Kota Bau-Bau Sulawesi tenggara mendapatkan kesempatan untuk menyelenggarakan kegiatan kelas Inspirasi pada 26 Oktober 2019 bersama dengan para Inspirator pengajar profesional, serta panitia relawan KI yang lainnya.

Panitia Lokal atau biasa disebut dengan Panlok yang mengadakan Kelas Inpirasi merupakan anak-anak muda di daerah tersebut yang sifatnya sukarela dan tentu tanpa faktor kepentingan didalamnya begitupun dengan relawan lainnya. Rekruitmen relawan fasilitator, dokumentator, inspirator semuanya diselenggarakan secara terbuka melalui media sosial. 

Bagi yang berminat bisa mengisi form online yang disediakan oleh Panlok yang kemudian akan diseleksi siapa saja yang berhak mengikuti Kelas Inspirasi.
Nah, untuk sahabat pembaca Blog saya jika ada yang tartarik menjadi relawan KI silahkan mengunjungi official Account Instagram @kelasinspirasi.id karena di sana terdapat info update seputar kegiatan KI yang akan diadakan, kota-kota mana saja yang akan menjadi tempat pelaksanaan KI selanjutnya.


Memperkenalkan Stetoskop kepada siswa, karena dibagi manjadi beberapa kelompok kecil jadi yang lain harus bersabar untuk menunggu giliran

SDN 1 Bataraguru menjadi Sekolah tujuan kami sesuai dengan yang telah ditentukan Oleh Panlok, beberapa persiapan pun sedikit demi sedikit mulai dirampungkan mulai dari membuat topi unik bergambar nenas sesuai dengan ikon kota bau-bau yaitu “buah nenas” dan tidak ketinggalan masing-masing relawan inspirator menyiapkan diri untuk bertemu dengan siswa-siswa di sana.

Siswa SDN 1 Bataraguru berjumlah kurang lebih 160 orang. Kelas yang ada mulai kelas 1 hingga kelas 6. Dan semuanya mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan para inspirator dari berbagai profesi ; Mulai dari kakak-kakak yang berprofesi sebagai Notaris, Dokter, ASN, Pendongeng, Youtuber, Pengusaha, Perawat, Karyawan PLN, Enginer, dan profesi keceh lainnya.

Kak Wawa Yang Profesinya Sebagai Perawat


Kak Helmi Yang Profesinya Sebagai Pendongeng

Kak Arun Yang Berprofesi sebagai Engineering



Kak Voril Yang Seorang Youtuber sedang mengajak anak-anak berinteraksi dengan bernyanyi, bermain sambil belajar

Yang tidak lupa saya apresiasi lagi yaitu penyambutan Siswa dan guru-guru SDN 1 Bataraguru yang begitu istimewa, mereka menerima kami dengan sangat baik. Oh iya, Tidak semua profesi yang bisa saya sebutkan satu-satu dalam tulisan saya kali ini mungkin beberapa foto di atas dapat mewakili keseruan dan kebahagiaan kami menjadi relawan pengajar pada kelas inspirasi bau-bau perdana 26 Oktober 2019.

Saya Sebagai Relawan Inpirator atau pengajar juga tidak luput memperkenalkan profesi saya kepada adik-adik di SDN Bataraguru, ketika saya masuk di ruang kelas mereka dan bertanya 

"Ayoo kalau lihat kakak pakai jas putih seperti ini, kira -kira apa profesinya ? Semua menjawab dengan lantang 

" Dokterrrrrr"  


Jas putih yang selalu saya kenakan memang adalah Ikon untuk profesi saya. Anak-Anak SD kelas 1 pun sudah tahu segitu familiarnya mereka dengan profesi seorang Dokter. 

Dan ketika saya kembali bertanya kepada mereka, 


ayoooo siapa yang cita-citanya ingin jadi Dokter ?? 



Suatu Kebahagiaan bagi saya karena profesi saya masih hidup dalam mimpi anak-anak Indonesia. 



Perkenalkan siswa saya
Kelas 3 SDN 1 Bataraguru yang begitu berani dan percaya diri berdiri di depÄn teman-teman kelasnya
menceritakan cita-citanya
Semoga semesta mengaminkan segalanya.

Kita ketahui bersama Bahwa masih banyak anak-anak yang mungkin saja sedang terancam putus sekolah bahkan tidak pernah menyelesaikan jenjang pendidikannya, apalagi pendidikan tinggi karena tidak memahami apa yang mereka inginkan dan bagaimana meraih cita-cita mereka.

Saya berharap Kelas Inspirasi terus berjalan menyusuri pelosok Indonesia, berlayar hingga ke pulau-pulau terpencil di Nusantara demi mengukir senyuman di Wajah Generasi penerus bangsa, demi bertemu langsung dengan profesi yang mereka cita-citakan, demi mengenal cita-cita mereka, demi menumbuhkan mimpi-mimpi besar di dalam sanubari mereka.

Setelah seluruh siswa bertemu dengan semua kakak kakak inspirator mereka diberi kesempatan untuk menuliskan cita-cita mereka pada kertas yang berbentuk bintang kemudian menggantungnya di Pohon Cita-Cita.


" Bermimpi dan bercita-citalah setinggi-tingginya, jikapun kau terjatuh kau akan terjatuh diantara bintang-bintang" 

- Ir.Soekarno-


Sampai Jumpa lagi...
Anak-Anak hebat..
Jangan pernah berhenti bermimpi..














Be First to Post Comment !
Posting Komentar

Custom Post Signature